08 November 2014

Trend Rumah Tahun 2015

Setelah sebelumnya menulis tentang Trend Ruko Tahun 2015, kini saya mencoba 'peruntungan' dengan membuat tulisan Trend Rumah Tahun 2015. Trend ini saya analisa berdasarkan kecenderungan-kecenderungan yang ada. 

Saya tidak akan menghubungkan tulisan Trend Rumah Tahun 2015 ini dengan Babi, Kuda, Kelinci ataupun binatang imoet lainnya. Karena saya bukan akan bicara tentang binatang, lagipula saya bukan ahli di dalam dunia per'binatangan'.

Ada beberapa hal yang saya lihat berdasarkan 'penerawangan' saya.

1. Minimalis Murni 

Selama ini, kita bicara tentang minimalis, tetapi kita terlalu "ribet" dalam membuat fasade rumah. Tempel sana, tempel sini, aksesoris disana-sini dan semacamnya. Minimalis murni memungkinkan sebuah fasade yang sangat simpel. Sisi keindahan dipancarkan dari 'kesimpelannya'. Ini yang disebut minimalis murni. 



(Gambar ini saya ambil dari Group SketchUnesia di Facebook. Linknya pun asli, dan gambar tanpa saya edit dan saya crop. Bila ada keberatan, saya akan hapus. Trims)

2. Mudah dalam perawatan (Zero Maintenance)

Batu alam, adalah salah satu elemen yang akan banyak berkurang dalam alternatif pembangunan rumah di tahun 2015, jika tidak mau dibilang ditinggalkan. Sebab penggunaan batu alam membuat perawatan sebuah rumah semakin 'ribet'. Selain berlumut/berjamur, batu alam semakin hari akan semakin terlihat kusam.

Begitu pula dengan tali air yang merupakan salah satu ornamen 'andalan' bagi seorang Arsitek ditengah ke‐monotonan ruang. Akan dibuat seminim mungkin, atau bahkan tidak dipergunakan sama sekali. 

3. Kemudahan pembangunan

Beberapa bahan bangunan akan ditinggalkan karena kesulitannya dalam pembangunan. Batu bata dan ornamen seperti Gypsum akan dihindarkan. 

Ornamen berbentuk profilan yang melengkung‐lengkung juga agak sulit untuk bertahan beberapa tahun kedepan. 

4. Sifat Bersosialisasi

Manusia adalah makhluk sosial. Maka, bersosialisasi adalah kebutuhan dasar bagi seorang manusia. Teknologi yang pernah dan sampai saat ini memanjakkan kita, seperti Laptop, PC, Handphone Android, ternyata tidak mampu mengisi kebutuhan itu. 


(Gambar ini saya ambil dari Group Kampoeng 3D di Facebook. Linknya pun asli, dan gambar tanpa saya edit dan saya crop. Bila ada keberatan, saya akan hapus. Trims)

 
Maka Trend Rumah Tahun 2015 akan semakin terbuka. Akan banyak jendela‐jendela, yang bukan saja berguna bagi penerangan alami tapi juga sebagai bentuk keterbukaan untuk bersosialisasi. Begitu juga dengan pagar yang tertutup serta dibuat tinggi, akan semakin terbuka untuk bisa melihat dan menyapa para tetangga. 

Uniknya, selain bentuk minimalis murni yang akan jadi jawara, kecenderungan tumbuhnya rumah‐rumah arsitektur tropis yang di dominasi penggunaan atap prisma atau pelana dan bahan‐bahan kayu juga akan tumbuh berkembang di tahun itu. 

Trend rumah seperti ini bisa mengadopsi bentuk bangunan tradisional Indonesia maupun bangunan tradisional Jepang. 

Untuk membaca tentang rumah dan Arsitektur, silakan membaca blog saya khusus Arsitektur di http://dsign-rumah.blogspot.com
  

06 November 2014

Keuntungan Membuat Blog

Sebelum membuat Blog Pribadi ini, saya sangat suka membuat puisi dan tulisan-tulisan yang umumnya saya simpan sendiri. Sebagian, pernah ada sekitar 2 buah tulisan berupa cerpen yang saya kirim ke sebuah Majalah remaja yang saat itu sedang digemari. Tapi kedua tulisan itu, beserta tulisan-tulisan lainnya kandas begitu saja dan terbuang menjadi sampah. 

Inilah keuntungan Pertama dari membuat sebuah Blog. Lewat Blog Pribadi ini, saya bisa mengekspresikan tulisan saya tanpa harus berpikir, apakah tulisan ini akan diterima redaksi atau tidak. Saya bisa menulis bebas semaunya, tanpa ragu dan rasa takut tulisan ini akan bagus atau buruk. Dihina atau dipuja. Karena dalam sebuah Blog, anda boleh suka dan tidak suka tulisan seseorang. Tinggal membaca atau meninggalkan!

Nyatanya, Alhamdulillah tulisan-tulisan saya sebagian bisa diterima, meski sebagian lagi mungkin ditinggalkan :-( . Sebagian tulisan-tulisan saya di copy ulang di Blog lain, meski sebagian besar tanpa menyertakan sumbernya. Bahkan, sebagian dari yang mengcopy tulisan saya, ada yang merupakan situs besar.

Dari kebebasan berekspresi dalam menulis itu, saya coba menuliskan bisnis-bisnis yang saya jalani. Blog, saya jadikan media dalam beriklan untuk mendapatkan kerjaan dan proyek. Alhamdulillah, hasilnya saya mendapatkan beberapa pekerjaan yang cukup lumayan dan borongan komputer dari beberapa perusahaan. Bahkan beberapa perusahaan itu terbilang perusahaan Multinasional. Inilah keuntungan Kedua dari membuat sebuah Blog! 

Dengan aktif di dunia Blogging, saya berkesempatan berkenalan dengan teman-teman Blogger dari seluruh pelosok Nusantara. Mengikuti Komunitas Blogger, dan berkenalan serta bertatap muka dengan beberapa Blogger terkenal. Ada banyak motivasi yang bisa kita dapatkan dari mengikuti Komunitas-komunitas ini. Inilah keuntungan lain, keuntungan Ketiga dari membuat sebuah Blog. 

Tentu banyak hal lain dan efek dari membuat Blog. Bila tulisan anda bermanfaat bagi orang lain, bukankah anda telah menyimpan tabungan pahala yang tidak akan habis selama tulisan anda terus bermanfaat? Ya, itulah keuntungan Keempat

Dan masih banyak keuntungan lain yang mungkin luput dari tulisan saya ini. Tapi seperti kata orang tua, niatkanlah untuk berbuat yang terbaik tanpa harus memaksa tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Karena keuntungan akan mengikuti disetiap langkah baik yang kita buat. 

Karena bila sekedar memperoleh keuntungan, maka sebagai pemula dalam dunia Blogging anda akan mengalami "Frustasi". Sebab, tidak mudah untuk mempelajari teknis SEO sambil terus membuat tulisan yang baik dan berkualitas hingga mendatangkan pengunjung. Dan mendatangkan keuntungan... 

Lalu, bagi anda sendiri apa keuntungan maupun manfaat dari membuat Blog? Silakan berbagi di kolom komentar ya?