17 May 2013

Kasus Impor Daging Sapi, Kebenaran yang Terkuak

Ada yang aneh ketika Media Sebesar METRO TV dan TVONE menghentikan siaran langsung pengadilan KASUS IMPOR DAGING SAPI tepat disaat paling menentukan, kesaksian yang meringankan LHI. Disaat yang sama, link Video yang ada di Youtube pun ikut MENGHILANG. Mudah-mudahan ini bukan KTT (Konspirasi Tingkat Tinggi). Berikut Transkrip yang disadur dari Intriknews.com,

linknya: http://www.intriknews.com/2013/05/heboh-kesaksian-ahmad-fathanah-lhi-tak.html

Judul :

Heboh..! Kesaksian Ahmad Fathanah: LHI Tak Terima Suap



#Kesaksian AF: "Pak LHI mengatakan bahwa beliau tdk punya data soal daging dan tdk punya kapasitas utk pengaruhi kuota impor"


AF:"Semua itu inisiatif saya sendiri. Saya perkenalkan maria dgn LHI. Saya desak LHI terus menerus agar fasilitas ketemu Mentan"


AF: "saya yg mengatur pertemuan di Medan dgn mendesak terus LHI. Saya bersama Eldan dan maria berangkat ke medan"

AF: "Soal dana dari Indoguna utk PKS, itu hanya wacana saya dgn Bu Elda dan Maria saja. Nggak sampai ke PKS (dananya)".



AF: "Setiap saya sodorkan dana dari Indoguna, LHI selalu mengacuhkannya hingga akhirnya uang itu saya bawa dan gunakan sendiri"


AF: "saya mengaku pengusaha, saya adalah makelar yg menghubungkan dgn siapa saja (bisnis jasa)"


AF: "Motivasi saya murni memperoleh keuntungan. Dan itu saya konsumsi pribadi dan ada juga yg disumbangkan".


AF: "saya pernah memperoleh keuntungan sbg makelar hingga Rp 3 milyar. Banyak pihak kok yg saya sumbang"


AF:"pengajuan Indoguna impor sebesar 500 ton daging ditolak oleh Mentan dgn alasan kuota sdh habis"


AF: "kata Dirjen Iwan Sukur, apapun yg terjadi penambahan kuota impor sdh tdk memungkinkan lagi. Itu sesuai aturannya"


AF:"Eldan mencoba peluang utk ijin kuota utk 2013. Itu yg kami coba cari celah. Mentan tetap nolak"


AF: saya minta dana ke Bu Elizabeth secara pribadi. Saya dorong utk seminar uji publik penambahan kuota impor".


AF:"apakah saya mau kasih ke PKS itu tergantung saya, bukan permintaan siapapun (di PKS). Itu semua saya yg tentukan"


AF: "setelah terima dana Rp 1 M dari Elizabeth sy memang telpon LHI, bisa ketemu ngga nanti malam? Hanya itu kata2 dr saya"


AF: "LHI bilang lagi sibuk rapat dan kegiatan2 lainnya


AF:"Maharani sepakat datang ke hotel dan bicara ke saya perlu ini itu, ya udah saya kasih Rp 10 jt ke dia"


AF: "soal komitmen Rp 5.000 per kg daging impor. Itu omong2an saya dgn Elda. Soal ini LHI nggak pernah percayai saya"


AF:"Soal komitmen Rp 40 M itu, LHI selalu nanggapinya dgn becanda saja"


AF:"Saya nggak yakin kalau LHI itu mau bicarakan soal itu. Mnrt sy LHI itu nggak yakin soal komitmen fee itu. LHI suka becanda"


AF:"sbg Calo saya yg menginisiatifkan (create) utk permintaan tambahan kuota impor antara PT Indoguna dgn LHI


AF:"saya jd calo utk banyak proyek spt pertambangan, dan lain-lain"


AF:"saya tdk terlalu sering ke Kementan. Saya ke kementan utk urusan proyek dgn posisi sbg makelar

Diberita lain:

TIDAK ADA NIAT SAYA BERI USTAD LUTHFI 1 Milyar

Linknya: http://nasional.news.viva.co.id/news/read/413742-fahtanah--tak-ada-niat-saya-beri-ustad-luthfi-rp1-miliar

Akhirnya, Ahmad Fathonah meminta maaf kepada PKS dan Kadernya:

Link: http://nasional.news.viva.co.id/news/read/413730-ahmad-fathanah-minta-maaf-pada-pks

Sebarkan berita kebenaran ini, agar menjadi counter attack terhadap pemberitaan miring dan plintiran berita yang dilakukan rezim MEDIA...

Save KPK Save PKS, karena kita butuh keduanya...

16 May 2013

Kata Johan Budi; Luthfi Hasan Ishaq Tidak Bersalah

Gonjang ganjing tentang Kasus Suap Impor Daging Sapi terhadap Politisi dan Mantan Ketua Partai Luthfi Hasan Ishaaq terjawab sudah. Johan Budi, sebagai juru bicara mengungkapkan bahwa ada beberapa hal juga alasan tentang tidak bersalahnya Luthfi Hasan Ishaaq. Tidak berbeda dengan Johan Budi, Abraham Samad mengungkapkan hal yang sama untuk meminta publik tidak membenturkan antara PKS dan KPK. Berikut ATURAN yang menyebabkan Luthfi Hasan Ishaaq tidak bersalah:

Aturan PERTAMA:
Luthfi Hasan Ishaaq belum menjalani vonis pengadilan. 

Itulah aturan HUKUM yang baku, yang dipergunakan dari Tahun ke Tahun, dan dipakai di semua negara!

Aturan KEDUA:
Jika Anda Ngeyel dan Ngotot LHI bersalah, LIHAT ATURAN PERTAMA! 

Seperti berulang kali diucapkan JOHAN BUDI, sampai mukanya berkeringat dan menahan GALAU dan KEKESALAN: "NANTI DI PENGADILAN"

Masih Ngotot Juga? 

09 May 2013

KPK Versus PKS: SIAPA PEMBOHONG?

KPK dan PKS kembali bersitegang. Kali ini masalah penyitaan Mobil di Kantor DPP Partai PKS. KPK mengklaim sudah membawa Surat PERINTAH, sementara PKS juga NGOTOT bahwa KPK tidak membawa Surat Perintah.Lalu siapa yang melakukan KEBOHONGAN PUBLIK?

Sebagian orang awam akan langsung mengadili PKS keterlaluan karena menghalang-halangi penyidikan. Kecermatan kita dalam menyaring berita, akan menjadikan kita dewasa menilai mana yang benar dan mana yang berbohong.

Bila melihat dari masalah ini ada beberapa hal yang saya garis bawahi: 

Pertama, orang yang biasa berbohong pasti akan melakukan kebohongan-kebohongan lainnya. Itulah sebabnya saya lebih percaya kepada orang yang tidak biasa berkata bohong. (Lihat Daftar Kebohongan KPK di bawah ini).

Kedua, orang yang berkata bohong bila dihadapkan pada kebenaran, sekalipun berusaha menutupi kebohongannya, tetap saja ada guratan ragu atau bila kita tidak melihat gestur maka kata-katanya akan patah-patah. Mencla-mencle kalo orang bilang! Sementara seorang yang tidak berbohong akan berkata LUGAS dan mengalir apa adanya! (Lihat Video Debat Fachri Hamzah Vs Johan Budi).

Ketiga, sasaran tembak KPK terlihat jelas! Bagi KPK, PKS adalah PRIORITAS! Beberapa bulan ini seolah kerja KPK HANYA mencari celah menjerat LHI seraya menjatuhkan Kredibilitas PKS sebagai Partai Bersih.

Video Debat Fachri Hamzah vs Johan Budi di MetroTV



Daftar KEBOHONGAN-KEBOHONGAN PUBLIK KPK terhadap LHI dan PKS
  1. Menyatakan LHI TERTANGKAP TANGAN. Ini jelas KEBOHONGAN BESAR yang menjadi pangkal utama yang Insya Allah akan menjadi cikal bakal kehancuran OKNUM-OKNUM KPK yang memendam kebencian terhadap kemenangan Partai ISLAM. Karena AF lah yang tertangkap tangan! Dan seorang yang tertangkap tangan bukan berarti pernyataannya, yang akan memberikan uang tersebut ke LHI serta merta membuat LHI tertangkap tangan atau ikut menikmati hasil KORUPSI. Jika DEMIKIAN, silakan tangkap semua orang yang disebutkan NAZARUDIN (dimana banyak Politisi Partai DEMOKRAT di sebutkan!). Jika DEMIKIAN, silakan tangkap PRIYO BUDI SANTOSO yang disebut oleh Zulkarnaen Jabar dalam KORUPSI PENGADAAN AL-Qur'an. Bahkan, SERET pula JOHAN BUDI, Juru Bicara KPK yang disebut oleh LIMAK (Lembaga Informasi Masyarakat Anti Korupsi) TERLIBAT KONGKALINGKONG KASUS HAMBALANG!
  2. REKAMAN PEMBICARAAN ANTARA AF DAN LHI. Alih-alih membuat PEMBENARAN terhadap Penangkapan BUKAN TANGAN LHI, KPK malah membuat DAGELAN dengan Pernyataan Kontradiktif. Dengan DAGELAN pula KPK MEMBANTAH adanya REKAMAN PEMBICARAAN itu. Dengan DAGELAN pula KPK membantah TELAH MEMBUAT PERNYATAAN ADANYA REKAMAN PEMBICARAAN itu.
  3. TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG adalah KEBOHONGAN PUBLIK berikutnya. Karena Tindak Pidana Pencucian Uang berlaku ketika ada tindak KORUPSI, bila Korupsinya saja TIDAK BISA DIBUKTIKAN, bagaimana KPK akan MEMBUKTIKAN TPPU!
  4. KORUPSI yang DITUDUHKAN adalah KORUPSI KUOTA IMPOR DAGING SAPI di KEMENTAN. Ini SANGAT-SANGAT MENGGELIKAN. Karena pada KENYATAANYA, KEMENTAN sedang berusaha MATI-MATIAN MELINDUNGI PETANI dengan MEMBATAS KUOTA IMPOR DAGING SAPI! Lihat di ILC bagaimana KEMENTAN di Serang dengan naiknya HARGA DAGING SAPI dengan Kebijakan KEMENTAN yang MEMBATASI IMPOR. Lagi-lagi IRONI yang MENGGELIKAN diperlihatkan. Disatu sisi LHI, KEMENTAN, PKS di SERANG dengan TUDUHAN SUAP IMPOR DAGING SAPI, disisi lain LHI, KEMENTAN, PKS di SERANG dengan KEBIJAKAN MEMBATASI IMPOR DAGING SAPI. Dunia yang LUCU...

Kesimpulan Akhirnya adalah, KPK memang sedang BERJIBAKU untuk menyerang PKS dan Kader-kadernya! Dan akhirnya sang CICAK berupaya membunuh NYAMUK, sayangnya CICAK dengan DUKUNGAN PENUH MASYARAKAT ANTI KORUPSI (PKS) TAPI TIDAK ANTI KORUPSI HAMBALANG dan CENTURY, tidak MUDAH membunuh NYAMUK yang KINI MULAI NAIK PITAM KARENA KONSPIRASI KPK YANG TERLIHAT KASAR!!!

02 May 2013

Berbagi dengan Lebih Baik

Terima kasih sudah setia dengan Blog saya; Catatan David Usman. Terima kasih sudah memberikan masukan, komentar, kritik dan lain sebagainya.

Sebagai blogger yang cukup lama ngeblog; meski sambil lalu. Kiranya, saya memerlukan wadah yang lebih besar dan wadah yang lebih profesional untuk menjangkau lebih banyak kalangan dan lebih banyak pembaca. Dengan begitu, saya lebih bisa "berbagi dengan lebih baik".

Perkenankan saya mungkin tidak bisa lebih banyak waktu di blog ini, karena saya sudah mengelola blog pribadi yang Insya Allah lebih baik, www.davidusman.com.

Semoga, perkenalan kita disini akan berlanjut di blog saya tersebut. Blog ini tidak akan saya hapus atau saya lantarkan sama sekali, sebab blog inilah uji coba saya pertama ngeblog.

Mudah-mudahan, kita bisa berbagi dengan lebih baik...

Salam

David Usman