26 March 2013

Komputer jadi Lelet? Apa sebabnya?

Sudah banyak tulisan mengenai bagaimana membuat komputer agar menjadi cepat. Tapi dari beberapa tips yang diberikan ada yang benar-benar berguna, lebih banyak yang sia-sia. Kenapa komputer tetap lelet? Berikut kita coba telusuri beberapa sebab komputer menjadi lelet dan perlu tindakan lebih lanjut.



1. Ram Tidak Terbaca

Sering terjadi RAM anda tidak terbaca sebagaimana mestinya. Untuk itu, anda perlu tahu apa spesifikasi komputer anda. Jika komputer anda memiliki RAM 1 gb misalnya, ternyata hanya terbaca 512, tentu saja berpengaruh banyak terhadap komputer anda.

Bila RAM yang anda miliki terdapat 2 keping atau lebih, tentu lebih mudah untuk mengecek mana RAM yang mati atau eror dan RAM yang hidup normal. Anda bisa mencoba membersihkan RAM yang tidak terbaca dengan membaca ini: Hapusan Bisa Berfungsi sebagai Alat Service.

Banyak juga terjadi, RAM anda terbaca setengahnya. Ini sering terjadi pada RAM yang memiliki IC pada dua sisi kepingnya. Tidak terbacanya RAM sebagaimana mestinya ini disebabkan rusaknya IC pada salah satu sisi RAM.

Lalu bagaimana membaca RAM anda? Baca: Cara Mengetahui Spesifikasi Komputer Anda!

2. VIRUS! 

Virus menjadi penyebab kedua yang menyebalkan bagi leletnya komputer kita. Karakter Virus yang aktif di Background, mengkopi dirinya, memperbanyak files, merusak file, dll sungguh menjadikan komputer super lelet.

Ampuhkah Antivirus jika sudah begini? Saya jamin TIDAK! Antivirus akan bekerja untuk mencegah Virus, tetapi jika sudah TERINVEKSI, maka antivirus hanya memiliki pilihan untuk mempenjara (Quarantine) atau menghapus (Delete) File yang terinfeksi. Akibatnya, Virus akan tetap aktif jika hanya di Quarantine atau antivirus akan menyebabkan crash jika yang ter delete adalah file program atau file Windows.

Beberapa Virus, bahkan mampu tetap aktif dan tidak terdeteksi atau tidak terserum dengan baik. File seperti Autorun Virus diketahui bahkan kebal terhadap beberapa Anti Virus.

Memberikan banyak Antivirus, misal menggabungkan Antivirus Lokal dan Antivirus dari Luar diketahui juga tidak efektif, bahkan merupakan salah satu sebab leletnya kompi anda.

Saran saya, format dan install ulang kompi anda. Lalu berikan Antivirus yang mampu mendeteksi file-file Autorun atau file virus sejenis lalu mem blokir nya. Jangan berikan gabungan 2 Antivirus, karena akan memperlambat kompi anda. Beberapa gabungan Antivirus bahkan diketahui malah membuat crash.

3. Bad Sector 

Bad Sector yang terjadi pada Harddisk adalah kerusakan yang terjadi pada sector tertentu di harddisk. Penyebab kerusakan ini beraneka ragam. Seperti terantuk, jatuh, kejutan listrik, bad yang memang sengaja disembunyikan, dll.

Bad sector menyebabkan pembacaan pada file sebuah program menjadi lambat atau malah membuat Hang komputer.

Jika sudah demikian Disk Defragment jadi tak memungkinkan untuk mempercepat loading kompi anda.

Beberapa bad yang terjadi bisa dibersihkan "hanya" dengan memformat komputer. Tetapi beberapa yang lainnya, mengharuskan memakai program seperti Disk Manager atau program penghilang bad sector.

Tidak tertutup kemungkinan jika sedemikian parah, anda diharuskan mengganti harddisk anda.

4. Panas

Salah satu syarat untuk bekerjanya sebuah komputer, adalah panas yang bisa diredam oleh Heatsink dan Kipas. Sering terjadi, kita cuek dengan kondisi ini, karena kita tidak terbiasa mengecek temperatur kompi kita. Panas yang dibiarkan menyebabkan beberapa hal:

Pertama, komputer akan menjadi lelet. Kita akan merasakan kinerja komputer kita menjadi "lain dari biasanya".

Kedua, Hang. Bila terus dibiarkan, komputer menjadi Hang. Tanpa sadar, kita hanya mematikan dan menunggu beberapa saat lalu menghidupkan kembali. Hidupnya komputer karena panas mereda, lalu akan kembali Hang beberapa saat kemudian.

Ketiga, bila terus dipaksakan maka Motherboard anda akan rusak. Terutama pada elcho-elcho yang menggembung atau rusak.

Keempat, Prosesor anda akan dihajar. Yang menyebabkan komputer mati total!

Anda bisa mengecek panas komputer anda di BIOS pada Hardware Management. Bisa juga memegang Heatsink apakah panasnya normal atau tidak, atau dengan software tertentu.

Panas, disebabkan beberapa hal seperti:

Pertama, kotoran. Kotoran yang melekat pada Heatsink menyebakan sirip-sirip pada Heatsink tidak mendapatkan pelepasan panas yang sempurna dari kipas. Bersihkkan kotoran-kotoran yang melekat pada Heatsink.

Kedua, kipas yang mulai tidak bekerja normal. Kipas memiliki perioda tertentu sampai akhirnya akan tidak bekerja normal atau bahkan mati. Ganti kipas anda dengan yang baru, atau coba oleskan minyak, oli, atau contact cleaner pada as di kipas agar kipas kembali berjalan normal.

Ketiga, kipas yang tidak terpasang dengan baik. Kipas atau Heatsink, melekat pada Prosesor melalui penjepit-penjepit. Bila penjepit ini tidak terpasang sempurna, baik karena kelalaian atau patah pada salah satu sisi penjepit maka akan menyebabkan panas yang berlebihan. Pastikan penjepit kipas terpasang baik. Bila patah, ganti penjepit dengan yang baru.

Keempat, pasta yang mengering. Pada jarak antara prosessor dan heatsink biasanya diberikan pasta (Heatsink Compound/Thermal Pasta). Bila sudah mengering, pasta ini malah bukan jadi peredam panas, tapi malah menyebabkan panas. Bersihkan pasta yang melekat baik pada Heatsink maupun pada Prosessor. Bila perlu, berikan pasta kembali. Fungsi pasta (Heatsink Compound/Thermal Paste) adalah menghilangkan celah yang mungkin terjadi antara Prosessor dan Heatsink yang mengakibatkan tidak sempurnanya penyerapan panas yang dilakukakan oleh Heatsink.

Selanjutnya penting juga bagi anda membaca : Perlunya Mengecek Kondisi Kipas pada Komputer

Demikian tulisan mengenai Komputer Jadi Lelet? Apa Sebabnya? Dari David Usman. Semoga bermanfaat bagi anda.

Terima Kasih.