27 August 2011

Who Care?

Ah, masa bodo..

Itu pikirmu, ketika ayat demi ayat Al Qur'an terpajang di status beberapa teman-temanmu. Boro-boro untuk memahami, untuk membaca saja sudah malas.
Udah deh... gak usah bawa-bawa agama! Disini bukan tempatnya untuk ceramah!
(Halah... segitu sewotnya)

Agama gue juga Islam, katamu. "Tapi gue gak segitu-gitu amat!" (segitu gimana?).

FB itu ibarat WC Umum, katamu (loh? berarti kita beramai-ramai di toilet bro?... bau dong, kok betah?). Iya, WC Umum, jadi jangan bawa ayat suci ke FB.

Ah, ini lagi... apa sih maunya bawa-bawa masalah Palestina dan Somalia! (Kamu ngedumel lagi)

Dalam negeri aja masih kusut, mau mikir negara orang! (Hahaha... si bro, bantu aja kagak, sekedar ikut mikirin juga nggak mau...)

FB tuh seperti pasar, si Bro melanjutkan. Ada orang Islam, Kristen, Budha, Hindu... yang animisme, yang liberal. Nggak perlulah buat sesuatu yang nggak wellcome bagi orang banyak. (Bro... bro, kita sudah memberi kebebasan untuk beragama untuk agama lain. Wellcome nya kita apa kurang cukup? Padalah dinegara lain banyak yang melarang jilbab.)

Sejenak kamu diam sambil buat status;

"Woiii... nih kok sepiii bet?"

Ya, umum ajalah. Kitakan bersosialisasi, bukan ceramah! Kalo mau ceramah ke Masjid.

Kembali dia ke FB yang sudah banyak ngasih komen.

"Gw hadir..."
"Mau rame ke pasar bro..."
"Chip gue udah abis... makanya bagi dong biar rame. Hehehe..."

Entah komen apa lagi, yang jelas ada sekitar 15 komen dalam waktu 30 menit sejak dia buat status. Hebat!

Tuh, liat kan... ini yang namanya sosialisasi. Katamu bangga!
Liat tuh yang sok nulis-nulis agama, boro-boro ada komentar. Hahahaha... kamu tergelak.

Si Bro kali ini bikin status lagi;

"Gue abis ngecat... foto Wisuda gw bagusnya taro dimana ya?"

(Bro, nggak terlalu lebay tuh status? Sementara ente nunggu jawaban status, ente udah taro tuh foto sejam lalu di dinding depan ruang tamu... hahaha)

Herannya, ada aja yang kasih komen sampe puluhan! Halah...

23 August 2011

Food for SOMALIA

Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, dari sanalah kita belajar berbagi, saatnya kini kita mengasah empati menebar peduli.

Lebih dari 29.000 anak-anak di bawah usia lima tahun telah tewas akibat kekeringan dan kelaparan di Somalia. Nancy Lindborg, asisten administrator dari US Agency for International Development (USAID), mengatakan kepada sebuah komite kongres di Washington pada hari Rabu lalu bahwa banyak anak-anak telah tewas dalam 90 hari terakhir di Somalia selatan, AP melaporkan. Angka baru ini didasarkan pada survei gizi dan kematian yang diverifikasi oleh Pusat AS untuk Kontrol dan Pencegahan Penyakit.

1 Balita Meninggal setiap 6 Menit! Untuk melihat langsung kondisi di Somalia, silahkan akses beberapa video berikut:
- http://www.youtube.com/watch?v=pZ8nGTdTmkQ
- http://www.youtube.com/watch?v=JdPFZVIthcU
- http://www.youtube.com/watch?v=ApcgN0sb2lA
- http://www.youtube.com/watch?v=cS4FjREf9Ug

“Rakyat Somalia 100% beragama Islam. Kami bisa pastikan itu. Bukan 99% Islam atau bahkan 99,9% Islam, tapi 100% beragama Islam. Namun perhatian umat Islam di dunia masih sedikit. Perhatian besar datang dari negara-negara Eropa. Maka dari itu saya mendorong negara-negara dengan populasi Islam yang besar turut membantu Somalia, dan sudah ada beberapa negara siap membantu,” ungkap Mr. Mohamud Olow Barow. (Sumber : act.or.id)

Direktur Eksekutif KISS, Syuhelmaidi Syukur dalam rilis pers yang diterima Fimadani mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun nasib rakyat Somalia terabaikan. Negeri muslim dengan “hanya” 12 jutaan penduduk ini dirundung masalah kelaparan yang seolah tak kunjung usai.

“Ramadhan penuh berkah, menjadi kian berlipat tatkala kita wujudkan empati dengan aksi. Sungguh tak pantas memimpikan keberkahan, semasih ada saudara-saudara kita teraniaya di sana. Mereka mengalami pembiaran bertahun-tahun, bahkan di bulan Ramadhan ini,” tutur Syuhelmaidi. (Sumber: www.fimadani.com)

==========================================

IHIMA Food for Somalia Program

Mengundang seluruh warga IHIMA dan Rakyat Indonesia untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana Food for Somalia. Dana akan diserahkan kepada ACT (Aksi Cepat Tanggap).

Sampaikan Infaq dan Shodaqoh anda untuk Somalia melalui Rekening berikut:
BNI Syariah : 01.737.44.907 a/n Iqrok Wahyu Perdana
Bank Syariah Mandiri : 029.709.7573 a/n Iqrok Wahyu Perdana

Setelah itu, SMS konfirmasi dengan format berikut :
Nama Lengkap # Nama Samaran # Lokasi # Nilai Donasi # Bank Tujuan (BNI/BSM)

Contoh :
1. Hidayat Nur Wahid # Abdullah # Jakarta # 1.000.000 # BSM
2. Andien Setia Putri # Putri Salju # Bontang – Kaltim # 20.000 # BNI
3. Sugeng Prasetya # # Nagoya – Jepang # 300.000 # BSM *

Kirim SMS konfirmasi ke : 081.555.944.940

Mohon lakukan konfirmasi setelah mentransfer, untuk memudahkan petugas mengaudit dana yang masuk. Terima Kasih.

* Jika nama samaran dikosongi, akan diisi dengan nama pertama dari nama lengkap.

Fund Rising Time :
17 Agustus 2011 – 9 September 2011

==========================================
Jika dalam semalam Turki berhasil mengumpulkan 14 Juta Dollar (+/- 112 Milyar Rupiah) dan KasKus telah menyumbang Rp. 219.839.965,- Mari kita lihat, seberapa solid Warga IHIMA peduli terhadap sesama. ^_^

NB : Pertanyaan dan Info tambahan bisa ditanyakan melalui nomer telepon 081.555.944.940 (Tidak melayani SMS, SMS hanya untuk notifikasi donasi)


(Maaf bila postingan ini saya ambil tanpa izin dari undang di FB, sekedar share)

19 August 2011

Bermain-main dengan Logika Masyarakat

Entah apa yang ada dalam pikiran para pemimpin kita. Dengan percaya diri, seenaknya mempermainkan logika rakyat banyak. Layaknya sebuah permainan sepakbola, ketika penonton melihat terjadi offside tapi wasit menyatakan tidak. Atau ketika gol diciptakan dengan tangan Hands Ball. Tapi dengan cueknya wasit menyatakan sah... Hmm

Bicara korupsi yang menjadi makanan hari-hari. Sudah tidak aneh bagi masyarakat untuk menebak hingga kemungkinan terdekat. Masyarakat disuguhi masalah korupsi dari tingkat RT (rukun tetangga), RW, Kelurahan, Kecamatan, Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, hingga pejabat tinggi. Masyarakat, sudah berpengalaman... berpengalaman sekali!

Jadi bila anda seorang ketua RT minta biaya KTP seharga Rp. 350.000,- jangan bilang bahwa masyarakat bodoh tidak tahu seberapa seharusnya yang mereka keluarkan untuk membuat sebuah KTP. Atau bila anda seorang Polisi yang merangkap Calo di Samsat, dengan Rp. 450.000,- jangan pula anda berfikir bahwa masyarakat bodoh tidak tahu berapa yang seharusnya mereka keluarkan untuk membuat sebuah SIM!

Masyarakat sudah mahfum terhadap korupsi, yang memang telah mendarah daging! Masa bodo mungkin kata yang lebih tepat untuk sebuah korupsi yang tidak langsung meng-epek ke masyarakat. Silakan berkorupsi dan tanggung akibatnya sendiri! Yang penting gue gak rugi. Silakan korupsi, tapi jangan terlalu serakah!

Dan kasus Nazaruddin adalah sebuah "keserakahan besar" dari pemimpin-pemimpin korup di Indonesia, serta pemimpin-pemimpin yang berlagak bersih! Yang jelas masyarakat tidak bisa berdiam diri. Yang tidak mungkin masyarakat bilang ya sudahlah. Apalagi bila logika masyarakat dengan seenak dhewe dipermainkan. Logika yang sudah tak terbantahkan seperti 1 + 1 = 2 tidak perlu bilang bahwa bisa saja menjadi 3, 4 atau 100. Belum ngeh juga? Ini beberapa logika yang terpendam dan buat gregetan masyarakat:

Logika pertama. Sebuah korupsi tidak mungkin dilakukan sendiri. Anda akan membantah hal ini? Silakan. Tapi sejarah memang tidak pernah membiarkan korupsi berjalan sendiri. Semakin besar korupsi yang dilakukan, semakin banyak yang terlibat. Bahkan sebuah korupsi di RT saja paling tidak dilakukan oleh Ketua RT dan sekretarisnya serta orang yang "dikorbankan". Mau saya tuliskan lagi tentang siapa yang terlibat korupsi di instansi atau di kepolisian atau di kejaksaan atau di kehakiman? Rasanya tidak usah, semua juga tahu. Bahkan anda juga tahu kan? Intinya, tidak ada korupsi yang dilakukan sendirian!

Logika kedua, logika pertama (bahwa korupsi tidak mungkin sendirian) mengharuskan kita mengambil kesimpulan bahwa korupsi dilakukan oleh seseorang beserta atasannya yang memiliki wewenang atau sebaliknya dilakukan oleh seorang atasan yang memiliki wewenang bekerjasama dengan seorang yang menjadi bawahannya! Tidak mungkin bawahan melakukan sendirian, karena pasti ketahuan dan langsung di pecat. Atau tidak mungkin sang atasan melakukan sendirian dengan mengotori tangannya dari pembayaran yang tidak sah. Karena lebih mudah dan aman untuk memiliki seorang kurir yang bawahannya sendiri dan membagi "sedikit" hasil korupsi ketimbang menjatuhkan wibawanya sebagai atasan.

Logika ketiga. Bila terbongkar maka logika yang terjadi adalah "membagi" lagi jatah yang seharusnya dinikmati sendiri dengan orang lain sebagai "uang diam". Orang itu bisa atasan yang memiliki kedudukan lebih tinggi, atau rekan kerja/partai agar sama-sama diam, atau bisa juga kepolisian, kejaksaan, KPK dan siapa saja yang mungkin akan "menjadi masalah".

Logika keempat. Bila salah satu dari instansi atau orang yang di suap tidak mempan, maka bersiaplah mencari "kambing hitam" yang akan dikorbankan. Kadung sudah semua kebagian, tinggal kerjasama dengan pihak-pihak berwenang seperti Kepolisian, Kejaksaan, KPK dan instansi lain untuk "mengarahkan" kepada satu orang korban.

Logika kelima. Bila orang yang dikorbankan terlihat lemah dan tidak "iklas" untuk dikorbankan, maka disiapkan "pelarian" untuk sang korban! Sedikit bujukan ("yah paling lama 3 tahun ente berkorban, anak istri ane urusin"), dan membagikan sedikit "jatah" dengan imigrasi, bandara, kepolisian, KPK maka terbanglah si Korban ke luar negeri! Setidaknya, posisi aman hingga saat ini.

Logika keenam. Ketika korban sudah di "amankan", tinggal Kepolisian, KPK dan instansi berwenang lainnya "belagak pilon" ingin menangkap si korban! Sebenarnya, sampai disini posisi aman untuk semua pihak. Sekalipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, korban tak mungkin untuk ditangkap. Tapi kejadian yang tidak sesuai skenario memaksa pemimpin korup untuk bertindak! Si kambing hitam yang merasa janji tidak dipenuhi, ngoceh tentang ini dan itu yang membuat panas kuping para pelaku yang terlibat. Memaksa atasannya yang terlibat menenangkan diri di kampung halaman dan membuat panik komplotannya untuk membantah setiap pernyataannya. Setelah si Kambing Hitam berkoar, maka harus dilakukan tindakan untuk menangkap si Kambing Hitam!

Logika ketujuh. Ketika si Kambing Hitam berhasil ditangkap, posisi dirasa aman untuk komplotan korup untuk keluar kandang dan mempersiapkan sasaran tembak pada satu orang atau beberapa orang yang dirasa "tidak penting-penting amat". Mulailah satu persatu membuat statement, konferensi pers guna membantah setiap pernyataan yang terlanjur diluncurkan si Kambing Hitam.

Logika kedelapan. Akhirnya, masyarakat akan dipaksa untuk mengakui satu pelaku korupsi saja. Ya, siapa lagi kalo si Kambing Hitam yang memang sudah dikorbankan!

Hmm... kita lihat saja apa logika masyarakat ini akan salah total atau benar sebenar-benarnya!

Wallahu'alam

17 August 2011

Dalil Melaksanakan Tahlilan atau Selamatan

Banyak dari kita mengadakan selamatan dan tahlilan. Tapi tahukah anda dalil yang dipergunakan untuk mengadakannya? Selamatan biasanya dilaksanakan pada hari pertama, ketiga, ketujuh, empat puluh, seratus, mendak pisan, mendak pindhok, nyewu.

Menurut Ustadz Abdul Aziz dalam Videonya, saya mencoba mencari dalilnya meski sebagian tidak saya temukan (maklum, saya mencari hanya dengan browsing di Internet) Berikut dalil selamatan:

Dalam kitab
Mahanarayana UPANISAD;
Umat Hindu mengenal dua jenis Yadnya yang disebut dengan istilah:
  1. Nitya Karma Yadnya.
    Yaitu Yadnya yang diselenggarakan/ dilaksanakan tiap- tiap hari.
    Contoh: Tri Sandhya, Memberi suguhan Yadnya Sesa (Ngejot/ Saiban).
  2. Naimittika Karma Yadnya.
    Yaitu Yadnya yang diselenggarakan pada waktu- waktu tertentu.
    Contoh: Upacara Persembahyangan Purnama Tilem, selamatan, Hari Raya, dan sebagainya.

Manawa Dharma Sastra Weda Smerti hal. 99, 192, 193 yang berbunyi : “Termashurlah selamatan yang diadakan pada hari pertama, ketujuh, empat puluh, seratus dan seribu.

Dalam buku media Hindu yang berjudul : “Nilai-nilai Hindu dalam budaya Jawa, serpihan yang tertinggal” karya : Ida Bedande Adi Suripto, ia mengatakan :“Upacara selamatan untuk memperingati hari kematian hari ke 1, 7, 40, 100, dan 1000 hari, jelas adalah ajaran Hindu.”


Sama Veda 373 ayat 1 “Sloka prastias mai pipisatewikwani widuse bahra aranggaymaya jekmayipatsiyada duweni narah”.
Artinya : “Antarkanlah sesembahan itu pada Tuhanmu Yang Maha Mengetahui”.

Maka dimanakah kita menemukan dalil dalam Hadist kita? Bahkan ustadz Abdul Aziz menantang untuk memberikan Hadist yang Dhoif sekalipun. Dan saya tidak bisa menemukan tantangan sang Ustadz.

Dalil yang saya tanyakan atau diterangkan dalam setiap tahlilan paling-paling saya menemukan alasan sebagai berikut:

"Kebiasaan ini (tahlilan) adalah kebiasaan baik, karenanya sangat dianjurkan". Benarkah? Tapi pada ceramah lain, alasan ini menjadi mentah. Apakah setiap yang baik pasti benar (atau boleh) dalam sebuah ibadah? Contohnya bacaan ruku dengan bacaan Al Fatihah, mana yang lebih baik? Tapi apakah lantas kita akan mengganti bacaan ruku dengan surah Al Fatihah?

Alasan lain, diterangkan bahwa selamatan (tahlilan) adalah salah satu adat istiadat atau kebiasaan orang Indonesia. Sebuah adat istiadat dimungkinkan dilaksanakan. Seperti halnya kebiasaan memakai celana Jean, mengendarai Mobil, dll.
Sekali lagi saya bertanya, benarkah? Lalu bila itu merupakan sebuah adat atau kebiasaan, mengapa menjadi anti pati terhadap orang yang tidak melaksanakannya? Mengapa menjadi begitu menganggap hal tersebut adalah kewajiban yang harus dilaksanakan? Dan menganggap orang yang tidak melaksanakannya bukan muslim yang baik?

Saya tidak bermaksud apa-apa, selain mengajak memurnikan ajaran Islam. Bila anda orang melaksanakannya, mungkin ada benarnya anda melaksanakannya sebagai sebuah adat atau kebiasaan yang baik. Dengan tetap menganggapnya bukan sebuah ibadah dan bukan keharusan (kewajiban), apalagi menganggap orang yang tidak melaksanakannya sesat.

Wallahu'alam



16 August 2011

Fungsi Jumper Pada Harddisk

Beberapa kali, saya mendapati keyword "Fungsi Jumper pada Harddisk" yang nyasar ke blog ini. Meski pada beberapa saat lalu saya menulis mengenai "jumper pada komputer, apa dan untuk apa?" Rasanya perlu pula saya membahas tentang masalah jumper pada harddisk. Itung-itung, sebagai tulisan lanjutan tentang jumper. Sekaligus, menembak keyword tersebut...

Jumper pada Harddisk, bisa dibilang berfungsi sebagai switch. Bila diubah, akan menentukan posisi harddisk tersebut apakah sebagai Master atau sebagai Slave. Apakah master dan slave itu? (Keterangan mengenai slave dan master ada pada harddisk, dan posisinya berbeda pada tiap harddisk).

Master, bisa diartikan harddisk yang memiliki posisi utama. Sedangkan Slave, bisa diartikan harddisk yang memiliki posisi kedua. Lalu bilakah sebuah harddisk menjadi master atau menjadi slave? Sebuah harddisk yang menjadi master, umumnya harddisk yang memiliki Operating system atau harddisk yang berdiri sendiri (terdapat hanya satu harddisk). Dan sebuah harddisk yang menjadi slave adalah harddisk kedua yang di tandem (bersatu dalam satu kabel data) dengan harddisk master. Atau sebuah slave adalah sebuah optical disk yang di tandem dengan harddisk master.


Pada sebuah motherboard, umumnya terdapat 2 buah slot IDE. Slot IDE yang pertama disebut IDE 1 atau Primary. Sedang slot (soket) IDE yang kedua disebut IDE 2 atau Sekondary. Dengan 2 soket IDE tersebut, kita bisa memasang hingga 4 buah Device yang berupa Harddisk dan CD/DVD (optical disk).



Singkatnya sbb:

  1. Bila anda memiliki 1 harddisk dalam sebuah komputer, disarankan menggunakan Soket IDE1 (Primary) lalu menyetting jumper dalam posisi master (disebut Primary Master). 
  2. Bila anda memiliki 1 harddisk yang memiliki operating system dan sebuah harddisk lain yang anda gunakan sebagai data atau sebuah CD/DVDRom, disarankan menggunakan soket IDE1 (Primary) pada harddisk yang memiliki OS dengan posisi master (disebut Primary Master) dan harddisk lain atau CD/DVDRom pada IDE2 (Sekondary) dengan posisi Master (disebut Sekondary Master).
  3. Bila anda memiliki sebuah harddisk yang memiliki operating system, sebuah harddisk untuk data, dan sebuah CD/DVD Rom (artinya ada 3 device) maka disarankan harddisk yang memiliki Operating system pada posisi IDE 1 sebagai Master (Primary Master). Harddisk untuk data pada posisi Slave (Primary Slave). Dan sebuah CD/DVDRom pada posisi Sekondary Master. 
  4. Bila anda memiliki 2 harddisk dan 2 buah CD/DVDRom. Maka 1 harddisk berfungsi sebagai Primary Master, sebuah lagi sebagai Primary Slave. Sebuah CD/DVD sebagai Sekondary Master dan sebuah CD/DVD yang lain sebagai Sekondary Slave.

14 August 2011

Ipanelonline, Survey Online di Bayar Rupiah

IpanelOnline adalah sebuah survey online dibayar rupiah yang saya ikuti. Meski belum menukarkan poin saya dengan rupiah, saat ini point yang saya dapatkan sekitar 345 point. Point bisa ditukarkan ketika mencapai 220 point (Rp. 20.000), 520 point (Rp. 50.000) dan 1020 point (Rp. 100.000).



Survey bisa kita dapatkan dengan login ke account kita maupun di undang lewat email yang kita masukkan di profil kita.

Survey cuma memakan waktu antar 15 sampai 30 menit. Dengan nilai point yang bervariasi antara 100 hingga 500 point. Cukup mudah untuk melakukan survey dan mendapatkan point.

Tertarik? dan mau mencoba? Daftar Ipanelonline di sini IpanelOnline.com

13 August 2011

11 August 2011

Troubleshooting dengan Hirens Boot CD

Ada salah satu fasilitas dari Hirens Boot CD yang jarang sekali di gunakan oleh teknisi sebagai fasilitas Troubleshooting komputer. Banyak teknisi dan pengguna komputer mengandalkan Hirens Boot CD sebagai salah satu fasilitas utility dan fasilitas lainnya. Tetapi banyak yang meninggalkan fasilitas Troubleshooting dengan Hirens Boot CD.

Di beberapa forum dan konsultasi, saya sering menemukan pertanyaan seperti ini:

"Kalo errot booting.. pas muncul tulisan Windows XP tiba-tiba restart sendiri. Kira-kira itu masalah eror di hardware atau software?"

atau pertanyaan berikut:

"Ketika di hidupkan windows tiba-tiba ngeheng, dimana masalahnya?"

Dengan Hirens Boot CD, jawaban seperti itu akan terjawab dengan sendirinya. Sewaktu booting dengan Hirens Boot CD, maka akan keluar 3 buah menu yaitu: Boot From Hard Drive, Start BootCD, Start Mini Windows XP.


Gunakan Menu Start Mini Windows XP sebagai pilihan untuk melihat apakah Windows bisa berjalan normal (sebelumnya, lepas Harddisk dari Motherboard). Dengan Mini Windows XP, akan berjalan Windows XP versi Mini. Bila bisa berjalan dengan tampilan normal, maka komputer anda di pastikan tidak ada masalah. Tinggal masalah di Software atau di Harddisk.

Masalah software biasanya adanya virus dan file system yang corrupt. Masalah harddisk, biasanya kerusakan error atau bad sector pada harddisk. Permasalahan bad sector pada harddisk bisa anda perbaiki dengan Hirens juga, bisa anda lihat pada artikel tentang "Memperbaiki bad sector dengan Hirens Boot CD"