31 October 2010

Catatan David Usman: Sebuah Refleksi dari Perjalanan Ngeblog bag. 1


Berawal dari Tulisan, berakhir di Copas...

Catatan David Usman bukanlah apa-apa! Ia hanyalah sebuah blog dari ratusan juta blog yang beredar di dunia maya. Ia bukanlah blog tenar macam Ndoro Kakung atau Mas Cosa yang dibanjiri banyak pengunjung dan prestasi.

Catatan David Usman hanyalah ikhtiar yang dilakukan untuk sekedar mencari perhatian dan berharap mendapat tambahan uang di saku. Berhasilkah Catatan David Usman dengan tujuan itu? Entah, semua bergantung persepsi masing-masing. Bila saya yang menilai, tentu saya puas. Karena itu, saya terus mencari perhatian (dan terus mencari uang saku tentu!). Tapi ada beberapa catatan yang ingin saya bagi sebagai sharing pengalaman dan semangat untuk para kawan-kawan blogger terutama yang baru mencoba ngeblog.

1. Bangganya Bila Tulisan di Sharing (atau Copy Paste) Di Blog atau Situs Besar!

Ini adalah catatan tersendiri yang menyenangkan. Di saat hampir putus asa karena pengunjung blog tidak lebih dari satu orang (yaitu saya sendiri), maka tulisan yang di share maupun di copas tanpa ijin di blog lain menyebabkan Catatan David Usman dibanjiri oleh pengunjung dari segala penjuru (hingga saya perlu mengeluarkan segala jurus untuk menangkis...). Selain kenaikan rangking dan pagerank tentu!

Tulisan itu diantara bisa saya sebutkan sbb:

  1. 10 Bantahan Tentang Jilbab. Tulisan ini tulisan fenomenal pertama saya karena ternyata tulisan ini di share di situs besar seperti voa-islam.net dan di forum kaskus. Dari situs tersebut, tulisan saya melanglang buana di beberapa blog dan situs lain. Baik yang menyebutkan sumber maupun tidak.
  2. Hare Gene Gak Bisa Ngetik 10 Jari? Cape Deh... Tulisan ini adalah tulisan berikutnya yang cukup menggegerkan dunia maya(ceilah...). Selain kaskus, tulisan ini juga banyak di share di beberapa blog.
  3. Memburu Emas pada Komputer Bekas. Tulisan ini juga banyak di share oleh situs-situs besar dan banyak blog juga jadi thread yang ramai di kaskus. Karena judul dan isinya yang aneh mungkin dan merupakan hal baru maka tulisan ini menjadi begitu dinikmati. Dan saya beruntung bisa disebut blog sampah... wkwkwkwk...
  4. Tulisan tentang Komputer. Ada banyak tulisan saya mengenai komputer yang di share dan di copas tanpa ijin di beberapa blog maupun situs. Disini saya hanya bisa menyebutkan beberapa tulisan dan situs yang men-share tulisan saya seperti; teknologi.net (Untuk tulisan: Perlunya Mengecek Kipas Pada Komputer), sttindonesia.net (untuk banyak tulisan diantaranya: Lihat Kerusakan Komputer Lewat Keyboard dan Speaker), dan tulisan lain. Bila boleh sedikit menyombongkan diri (ralat -diplototin istri-... karena tetap gak boleh sombong biar sedikit...) sekedar info, hampir seluruh tulisan mengenai komputer di link dan copas di beberapa blog. Selain itu, di share di beberapa group di facebook dan menjadi acuan di beberapa forum tanya jawab seperti yahoo. Nggak percaya sama saya? Bagus... percaya sama Allah saja.

Sekian dulu ya, nanti di teruskan di Catatan David Usman: Sebuah Refleksi dari Perjalanan Ngeblog bagian 2 (Mau Tenar tapi Nanggung...)

Ikuti Kursus Komputer Gratis Online DISINI

Instalasi Driver Printer dengan Port USB Bermasalah?

Melakukan instalasi printer yang menggunakan USB port seharusnya dilakukan dengan cara melepas sambungan kabel USB dari printer ke CPU. Tapi bila sudah terlanjur melakukan instalasi tanpa memutuskan sambungan USB ke CPU, berikut cara yang bisa kita lakukan:

Dengan menyambungkan printer USB dengan CPU sewaktu melakukan instalasi, maka pada Device Manager (start-program-control panel-system-device manager) maka akan terlihat seperti ini:


Karena itu, sewaktu melakukan instalasi driver printer tidak dapat mendeteksi printer yang dicari.



Untuk membantu printer driver menemukan hardware yang dimaksud (printer tsb.) maka kita lakukan uninstal (remove) hardware printer yang terdapat di device manager dengan cara klik kanan-uninstal. Hal ini dilakukan sewaktu driver mencari hardware dimaksud (printer).



Lalu lakukan scan new hardware, agar device manager bisa menemukan printer.




Maka printer driver akan meneruskan instalasinya hingga selesai.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan memasukan CD Driver, tetapi jangan melakukan instalasi. Cukup dengan klik kanan di Device Manager lalu pilih update driver. Maka hardware printer kita akan mencari driver yang terdapat di CD Driver. Lalu lakukan instalasi driver printer.



Selamat mencoba. Salam (David Usman)

24 October 2010

Bernostalgia dengan Komputer Lama


Di pusat perdagangan komputer. Saya asyik memperhatikan seorang teknisi yang terlihat sibuk merakit sebuah komputer. Dalam sekejap saja, dengan sigap ia berhasil menyelesaikan sebuah komputer rakitan. Pasang Board dalam Casing yang sudah terdapat Power Supply, pasang processor, kipas, harddisk, DVD Rom dan memori. Tes sedikit, dan komputer sudah siap untuk di install.

Kini, ia sibuk mengeluarkan jurus pamungkas. Sebuah harddisk! Ya, sebuah harddisk yang sudah berisi windows jadi (para teknisi mengenalnya sebagai teknik Ghost-an). Tidak butuh waktu lama, hanya 10 menit instalan Windows sudah selesai lengkap dengan isi-isinya seperti MS Office, Winamp, Webshot Desktop plus beberapa games.

Begitulah komputer saat ini, begitu mudah dirakit dan begitu mudah pula di Install. Hampir bisa dibilang, dengan sedikit keahlian saja orang akan bisa melakukannya.

Lalu bayanganku mudur beberapa tahun ke belakang. Saat itu, aku sudah mengenal dan menjadi teknisi saat komputer AT286 masih bertebaran di meja kerja. Dan AT486 menjadi primadona layaknya QuadCore saat ini.

Perlu keahlian lebih untuk merakit sebuah PC. Perlu pengenalan hardware, teknik setting jumper, dan trouble shooting yang cukup hingga komputer bisa menyala selesai di rakit. Tidak selalu berhasil, dan perlu sedikit otak-atik disana dan disini.

Demikian pula saat installasi. Tidak semua hardware akan berjalan sekalipun driver yang diperlukan telah di install dengan baik. Perlu penyettingan alamat IRQ, DMA dan lain-lain hingga berhasil. Penyettingan yang salah akan mengakibatkan bentroknya hardware komputer dengan hardware lain.

Mungkin itu yang menyebabkan harga service dan rakit komputer dihargai lebih mahal di banding saat ini. Bahkan bisa dibilang, bila beli di toko kita tidak perlu mengeluarkan ongkos merakit. Begitu pula biaya instalasi.

Sebagai perbandingan, dulu merakit sebuah komputer bisa dikenakan ongkos rakit sebesar Rp. 100.000 hingga Rp. 200.000,- sedangkan saat ini paling mahal hanya Rp. 50.000. Begitu pula harga instalasi. Bila kini berkisar antar Rp. 30.000 hingga Rp. 80.000, dulu bisa dihargai antara Rp. 100.000 hingga Rp. 200.000,-

Sangat besar dan sangat menggiurkan menjadi teknisi komputer masa AT486! Hingga sangat mudah untuk menghasilkan uang. Sedang masa kini? Bahkan seorang teknisi tidak dibutuhkan di kantor-kantor karena jaminan purna jual menjamin hardware komputer tidak akan rusak hingga beberapa tahun. Dan masalah instalasi? Dengan cara ghost-an, bahkan siapapun bisa menguasainya dalam hitungan menit...

Dan bayanganku melantur hingga aku sangat merindukan masa dimana komputer lama masih berjaya...

Ikuti Kursus Komputer Gratis Online DISINI

Ingin punya e-book "KUMPULAN TIPS KOMPUTER LANGKA DAN UNIK"? lihat disini: http://jualankomputer.arctek-vision.com/2011/04/e-book-kumpulan-tips-komputer-langka.html

12 October 2010

Ketika 2 Orang ABG Bicara

Begeng dan Endut dua orang ABG kelas 1 (satu) SMA yang sedang terlibat perbincangan hangat di kamar tidur Endut. Begini kira-kira percakapan mereka...

Endut:
Geng, mana cewe yang lo bilang mau dikenalin ke gua? Gua minta nomor Hape nya dong...

Begeng:
Nih... lo telepon aja. Cakep Ndut

Endut:
Awas lo ya kalo jelek... lo kan suka bo'ong...

Begeng:
Ta* lo! Kapan gua bo'ong?

Endut:
Anj*ng, itu yang kemaren si Maya... taunya tampangnya kaya genderuwo...

Begeng
:
hahaha... (ketawa). Syukur loh, mamp*s! Napsu sih lo...

Endut:
Mony*t lo! (sambil mengemplang kepala si Begeng)


Begeng:
K*nt*l luh... Sakit t*i


Endut:
Mapus... gua udah serius lo kibulin.

Begeng:
hahahaha...

Endut:
Awas loh kalo ngerjain gua lagi...
Si Bogel mana nih nggak nongol-nongol?

Begeng:
Lo telpon aja?

Endut: (nelpon si Bogel)

Gel, jadi nggak kesini... t*i luh, ditungguin lama banget gak dateng-dateng! Jadi gak ke bengkel benerin motor?

(Bogel nyaut di seberang telpon)

Ah, cepetan... jangan pake alesan...

(Bogel nyaut di seberang telpon)

Elo aje yang kesini, gua males ke rumah lo... Bapak lo galak.

(Bogel nyaut di seberang telpon)

Enak aje! Galakan bapak lo... kaya Anj*ng herder gw...

(Bogel nyaut lagi)

Hahaha... udah, kalo gitu kita janjian di bengkel ya? Gua tunggu loh... awas kalo lama!

(Endut menutup Handphone-nya)

Geng, cabut yuk... kita ke bengkel langsung. Si Bogel langsung ke bengkel.

Tiba-tiba datang adiknya si Endut. Mereka terlihat adu mulut;

Adik Endut:
Gua kan pengen pergi kak! Motornya gua pake dulu...

Endut:
Ta* kali lu, gua udah mau pake duluan!

Adik Endut:
Nggak ah, gua pake duluan!

Endut:
Ngeyel lagi luh! Gua gampar luh... (sambil hendak meraih kepala sang adik).
Sang Adik menghindar sambil berlari. Dari mulutnya, keluar kata-kata terakhir sebelum akhirnya berlari keluar rumah...

Adik Endut:
Nge*t*t luh kak!


Astagfirullah... beginikah gaya bicara anak-anak kita? Dimana kita sebagai orang tua, ketika anak kita beranjak dewasa? Dimana guru-guru yang seharusnya mengajarkan akhlak mulia? Dimana ustadz-ustadz yang juga seharusnya bertanggung jawab?

08 October 2010

Daftar Harga Barang Bekas Komputer Dan Elektronik

Menyambung tulisan tentang Barang Bekas Komputer & Elektronik (Scrab), sebagai tanggung jawab saya atas tulisan tersebut saya berani membeli barang-barang bekas komputer dan elektronik dengan harga sebagai berikut:

DIBELI BARANG BEKAS/RUSAK KOMPUTER DAN ELEKTRONIK. SATUAN MAUPUN PARTAI. TERIMA BAIK DALAM KOTA MAUPUN BORONGAN LUAR KOTA




1. Mainboard/Motherboard Komputer Rp. 50.000/kg atau harga satuan Rp. 25.000/buah

2. Card-card (Vga Card, LAN Card, Sound Card, Modem Internal, dll) Rp. 50.000/kg atau Rp. 2.000/buah

3. VGA Card yang mengandung CHIPSET Rp. 6.000/buah

4. Board Panel Klasifikasi A (Board CDRom, Empeg, PlayStation, Ratelindo, dll) Rp. 35.000/kg

5. Board Panel Klasifikasi B (PABX, Printer, Foto Copy, dll) Rp. 25.000/kg

6. Ram (SDRam, DDR1, DDR2) Rp. 3.000/buah atau Rp. 180.000/kg

7. Ram EDO Rp. 500/bh atau Rp. 75.000/kg

8. Board HandPhone Rp. 4.000/buah atau Rp. 230.000/kg

9. Processor 486 Rp. 50.000/buah

10. Processor 486 Pro Rp. 110.000/buah

11. Processor Zirex/Giga Pro/IBM Rp. 35.000/buah

12. Processor Pentium 1 Rp. 15.000/buah

13. Processor P1 MMX (burik) Rp. 5.000/buah

14. Processor P2 Slot warna Hijau Rp. 10.000/buah

15. Processor P2 Slot warna Coklat Rp. 5.000/buah

16. Harddisk Rp. 8.000/buah

17. Power Supply Rp. 8.000/buah

18 CDRom utuh Rp. 3.000/buah

Untuk penawaran bisa HUB: (021) 83843944 (Telpon atau SMS) atau email: dapitdong(at)gmail.com terima dalam Kota (Jakarta dan Bekasi) dan Luar Kota. Harga nego untuk partai (Banyak).

Harga tersebut dengan diantar sampai tempat. Bila di jemput, baik untuk luar kota maupun dalam kota dikurangi ongkos jemput dan akomodasi.

Harga juga bisa nego bila jumlah barang yang dijual melebihi 10 kg. Terima partai maupun eceran.

Diluar barang tersebut yang berhubungan dengan komputer dan elektronik silakan hubungi kami untuk penawaran.

Terima Kasih


David Usman

05 October 2010

Salah Memahami Arti JIHAD?

"Aku tahu sedikit tentang JIHAD, karenanya aku TAK AKAN menjadi TERORIS. Seorang Ustadz tentu banyak tahu tentang JIHAD, karenanya mereka TAK MUNGKIN menjadi Teroris."

Fitnah, sepertinya belum mau beranjak. Sebegitu besar korban, sebegitu banyak kerugian, bukan untuk mereka yang meninggal oleh bom, tapi kerugian terbesar dialami oleh umat muslim di Indonesia. Bahkan di seluruh dunia.

Pasca fitnah bahwa pelaku teror adalah seorang Islam, bahkan seorang Ustadz maka sudah jutaan korban di bunuh atau ditangkap hidup-hidup. Tanpa pengadilan yang adil atau malah tanpa pengadilan sama sekali. Jutaan lainnya mengalami pelecehan di jalan-jalan, di curigai dan diludahi.

Tak ketinggalan pula pelecehan terhadap ajaran Islam. Lewat pembenaran bahwa ajaran Islam mengajarkan teror, maka para pelaku pelecehan sudah merasa tidak perlu malu dan takut untuk meledek bahwa ajaran Islam adalah ajaran JAHAT dan penuh PEMBODOHAN. Mereka bahkan tidak perlu merasa malu untuk mengatakannya sementara mereka tinggal penuh damai di bumi yang dipenuhi mayoritas muslim. Padahal untuk hidup saja di bumi yang minoritas, orang muslim harus bermain petak umpet atau malah penuh ketakutan di kesehariannya.


Adakah orang yang salah dalam mengartikan Jihad?

Pengamat terorisme, Aparat (dan DENSUS), Media Elektronik (Terutama TVOne), dan orang-orang kafir boleh saja mengatakan bahwa mereka salah mengartikan JIHAD. Tapi sebagai orang Islam yang berfikir, akankah kita ikut-ikutan untuk termakan oleh doktrin mereka? Itu satu hal. Lalu hal lain adalah ucapan-ucapan Sampah (maaf) bahwa mereka adalah lulusan Afganistan, Palestina dan lain-lain jadi semakin jelas tujuan mereka untuk memadamkan arti JIHAD yang sebenarnya.

Apa pendapat anda sendiri tentang JIHAD? Saya bisa menebak jawaban anda. Ya, saya dan anda akan berkata bla...bla...bla... bahwa jihad itu bla...bla...bla...
Jika anda dan saya sebagai orang Islam yang "bodoh" saja bisa berkata demikian, akankah anda sependapat bila seorang Ustadz, yang hafal (baca: Hafidz) Al-Qur'an, hafal hadist-hadist dan beribadah melebihi kita bisa salah dalam mengartikan Jihad?

Sungguh itu suatu pembodohan! Dan sadarlah bahwa kita diarahkan untuk menjelekkan agama kita sendiri. Bahwa bila seorang ustadz saja bisa salah dalam mengartikan Islam, maka semua orang (apalagi orang "bodoh") akan mudah untuk berbuat hal yang sama. Bahwa bisa saja semua orang yang belajar Islam bisa salah dan ikut-ikutan membom mal-mal, hotel-hotel... sungguh ajaran yang JAHAT dan Berbahaya! ITU YANG MEREKA INGINKAN! (Akankah kita ikut MEMBENARKAN?).

Lalu kitapun dilemahkan untuk mengerti arti JIHAD sebenarnya! Tak perlulah repot-repot membela Palestine, Afganistan, Pakistan, Thailand, Sudan. Toh, lulusannyapun hanya akan menjadi "Orang JAHAT" yang melakukan teror di negeri sendiri! Hingga akhirnya kita lemah selemah-lemahnya. Boro-boro untuk JIHAD membela agama yang Haq ini, untuk belajar apa ARTI Jihad pun rasanya TAK PERLU!

Islam Tidak Pernah Di Untungkan Oleh Pelaku TEROR!

Islam dan orang Islam memang tidak pernah di untungkan dengan adanya teror demi teror yang dikondisikan dari kesalahan memahami arti Jihad! Yang ada malah kerugian demi kerugian. Bertubi-tubi dan membuat kita ngenes!

Di setiap belahan bumi, makin banyak saja teror baik phisik maupun psikis yang di alami umat. Orang Islam di tangkapi dan di bunuh, Jilbab dilarang dimana-mana, sedikit berbeda (dengan jenggot) akan timbul kendala, Al Qur'an di injak-injak dan di bakar, dan Rasulullah di jadikan hinaan!

Lalu, apa artinya TEROR bila tidak menguntungkan? Setiap literatur pasti mengatakan makna yang sama tentang tujuan teror meskipun dalam deretan huruf yang berbeda, yaitu menguntungkan untuk mereka baik dari segi finansial maupun pemaksaan kehendak lain. Bila anda jeli, sungguh anda akan tahu siapa yang diuntungkan oleh isu terorisme ini!