ADS 468x60

davidusman.blogspot.com

Pages

23 Maret 2010

JUMPER pada Komputer; Apa dan Untuk Apa?


Dalam wikipedia, jumper di istilahkan sebagai berikut:

a jumper is a short length of conductor used to close a break in or bypass part of an electrical circuit. Jumpers are typically used to set up or adjust printed circuit boards, such as the motherboards of computers.

Jumper pada sebuah komputer sebenarnya adalah
connector (penghubung) sirkuit elektrik yand digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit. Jumper juga digunakan untuk melakukan setting pada papan elektrik seperti motherboard komputer.

Baiklah kita fokuskan sebuah
Jumper pada sebuah komputer. Fungsi Jumper ini dalam komputer digunakan untuk menyetting perlengkapan komputer sesuai dengan keperluan. Beruntunglah kita yang pada saat ini penyettingan lewat Jumper sudah mulai berkurang penggunaannya. Sebab, semua fungsi setting saat ini sudah menggunakan outo setting sehingga memudahkan pengguna atau perakit komputer untuk tidak banyak menggunakan Jumper.

Jumper
pada komputer biasanya digunakan pada Motherboard, Harddisk dan Optical Disk, dan pada beberapa VGA Card tertentu. Tetapi karena penggunaannya lebih banyak pada Motherboard dan Harddisk serta Optical Disk, maka kita hanya akan membahas ketiga hal itu.

Jumper pada Motherboard

1. Jumper Clear CMOS

Jumper CMOS biasanya terletak di dekat Baterai CMOS. Biasanya terdapat 3 kaki (pin) pada jumper ini. Fungsinya adalah untuk menyimpan dan me-reset CMOS (sebuah IC program pada Motherboard) pada posisi default (Setting Awal/Pabrik).

Biasanya pada pin ke 1 dan 2 bila dihubungkan dengan sebuah Jumper maka CMOS pada posisi normal akan menyimpan setiap settingan yang kita ubah pada CMOS/BIOS. Dan bila Jumper kita ubah pada posisi 2 dan 3, maka komputer akan kembali pada posisi default.

Lalu untuk apa posisi default? Tentu saja, bila kita melakukan setting yang salah terhadap CMOS/BIOS maka bila terjadi kesalahan yang mengakibatkan komputer tidak bisa hidup, maka dengan melakukan Clear CMOS komputer akan kembali ke posisi awal sebelum kita melakukan perubahan pada CMOS/BIOS.

Begitu pula Jumper Clear CMOS ini bisa digunakan bila komputer tidak bisa hidup akibat kita lakukan perubahan pada hardware, misalnya processor, tetapi karena CMOS/BIOS anda telah menyimpan setting pada komputer yang lama dan tidak mampu membaca processor yang baru saja anda gantikan maka Jumper ini bisa anda gunakan.


Jumper ini juga digunakan bila anda lupa pada password yang anda buat di BIOS. Dengan melakukan Clear CMOS, maka password yang anda buat akan hilang dengan sendirinya.

2. Jumper Bus Clock/Bus Speed

Jumper ini berfungsi untuk menyeting Bus Clock pada processor. Pada saat ini, hampir bisa dibilang jumper ini jarang digunakan. Fungsi setting yang tadinya diatur oleh jumper sekarang sudah dibuat outo atau bisa disetting lewat BIOS.

Pada gambar disamping ini adalah salah satu contoh dari komputer Pentium I, yang terdiri dari Bus 50, 55, 60, 66 dan 75. Bus ini terdapat pada processor. Disetiap Bus yang kita pilih, ada petunjuk mengenai penggunaan jumpernya.

3. Jumper Bus Ratio

Seperti halnya jumper Bus Clock/FSB, jumper ini pun bisa dibilang sudah tidak dipergunakan kembali. Jumper ini adalah ratio perkalian dari processor. Misalnya processor Pentium I 133 MHz dengan Bus/FSB 66, maka Rationya adalah 2x. Maka kita melakukan setting sesuai dengan petunjuk yang terdapat pada keterangan baik di Motherboard maupun buku manual.

4. Jumper VGA

Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang menyediakan VGA onboard beserta Slot VGA sebagai tambahan. Jumper, biasanya terdiri dari 3 kaki/pin yang digunakan untuk memilih apakah yang digunakan VGA onboard nya atau Slot VGA. Sama sepert jumper bus clock, jumper ini sudah jarang dipergunakan dan diganti dengan outo setting, sehingga tanpa melakukan setting apapun, VGA akan memilih sendiri yang mana yang dipergunakan.

5. Jumper Audio

Jumper Sound, adalah jumper yang dipergunakan untuk mengaktifkan suara. Jumper ini biasanya terdiri dari 10 pin berjejer dengan pin nomor 8 kosong. Bila anda mengaktifkan Audio di depan Casing, maka otomatis, soket Audio di casing telah mengaktifkan jumper Audio ini. Tapi bila tidak, persiapkanlah sebuah jumper untuk menghubungkan pin nomor 5 dan 6, juga pin nomor 9 dan 10, sebab bila tidak suara tidak akan keluar sekalipun driver telah masuk. Dan kejadian ini sering terjadi dimana Audio tidak bisa terdengar dan orang yang tidak mengerti akan kebingungan dan mengira Sound onboard dari Motherboard anda mati.

6. Jumper USB
Power

Anda pernah mengalami kejadian USB anda tidak bisa berfungsi? atau berfungsi hanya di Windows? Tidak di DOS (misalnya dengan penggunaan Keyboard USB)? Mungkin anda tidak mengaktifkan Jumper USB Power.

Jumper ini ada di hampir semua Motherboard yang memiliki USB Socket. Jumper ini terdiri dari 3 kaki/pin. Bila tidak dipasang, maka USB anda tidak akan berfungsi. Bila di pasang pada salah satu kaki, misalnya pin 1 dengan pin 2 atau pin 2 dengan pin 3, maka akan punya pengaruh yang berbeda. Yang satu tidak akan bisa mengaktifkan USB di DOS.


7. Jumper Memory/RAM

Jumper ini biasanya terdapat pada Motherboard yang memiliki fasilitas 2 jenis Slot memory, misalnya Motherboard yang memiliki slot memory SDRAM dan DDR1, atau DDR1 dengan DDR2, maka untuk memilih salah satu slot diperlukan setting jumper memory.


Jumper pada Harddisk atau Optical Disk (CDRom, DVD, dll)

Jumper pada Harddisk dan Optikal Disk biasanya untuk menentukan status pada harddisk atau optical disk. Status pada harddisk/optical disk apakah dia akan menjadi Master (tuan) atau Slave (budak).

Hal ini penting di perhatikan tatkala kita melakukan tundem (penggabungan harddisk dengan harddisk, atau harddisk dengan optical disk pada satu kabel). Bila status sama-sama master, maka keduanya tidak akan terdeteksi oleh Motherboard. Karena itu yang satu harus menjadi Master (tuan) dan yang satu menjadi Slave (budak).

Pada Motherboard tertentu, status Slave (budak) pada harddisk tunggal (tanpa melakukan tundem) tidak akan dapat di deteksi oleh Motherboard.

Mengenai keterangan status Master dan Slave bisa di dapat pada label yang terdapat di harddisk.
(DavidUsman)

Demikian, semoga membantu.


Ikuti Kursus Komputer Gratis Online DISINI

Ingin punya e-book "KUMPULAN TIPS KOMPUTER LANGKA DAN UNIK"? lihat disini: http://jualankomputer.arctek-vision.com/2011/04/e-book-kumpulan-tips-komputer-langka.html

Baca juga yang ini



20 komentar:

hendro-prayitno mengatakan...

iya benar bisa meningkatkan optimasi,,memang murah dan kecil p,,tapi manfaatnya sangat besar

Adib from kompinter mengatakan...

Oh bisa di buat seperti itu wahwah bermanfaat banget friend Terimahkasi infonya

Rumah Dijual mengatakan...

ha.. ha.. gw pernah kehilangan jumper tuch, ampe seakrang g nemu and hardisk satu lagi g pernah kepake. g nyangka masalah jumper bisa dibahas sedail ini GREAT!!! makasi infonya

David Usman mengatakan...

thanks bos... sama-sama....

Anonim mengatakan...

makasih bang ilmuku jadi nambah nih....seep!!

STIA mengatakan...

Mksih atas ilmu nya eank di kmbang kn pda kta.....
n brmnfaat bgtzzzzzzzzzzzz mga uja ilmu nya brkmbang.............

pandu32 mengatakan...

Sangat bermanfaat bro....:)

David Usman mengatakan...

@pandu32, makasih bro

Dede mengatakan...

semoga bertambah harta dan ilmu nya.......

David Usman mengatakan...

amin...

kang jeck mengatakan...

heheh nice info...ane ada masalah...pada kompi ane driver udah keinstal dn jumper juga udah terpasang, tapi suara tetep aja gak mau nongol itu masalahnya ada pada apanya, apa mungkin boardnya yang rada soak (error) atau adakah settingan pada bios yang bisa men disable dan meng enable suara..mohon pencerahanya..makasih sebelumnya

David Usman mengatakan...

Masalah utama kemungkinan driver gak cucok. Coba deh cari driver dari providernya, misal boardnya merk ASUS cari di ASUS, ECS cari di ECS, jgn pake universal Driver... (ketauan.com). Kalo nggak juga, coba colok di lubang merah (no ngeres please...) Soalnya, ada beberapa board di colok di lubang hijau (lubang Audio) malah gak nyala, bisanya di lubang merah... semoga berhasil (Eh iya, tancepinnya pelan2 n yang kenceng ya? hehehe...)

Anonim mengatakan...

beli jumper pins dimana ya?

GarasiOtomotif.com mengatakan...

Wah informasinya lengkap sesuia dengan yang saya cari! terima kasih banayak mas david usman! saya jadi tambah pengetahuan!

Anonim mengatakan...

As its identify indicates, the SelectTech
dumbbells are extremely flexible due to the fact they give you manage above the weight from
the instrument.

Also visit my web blog - Skip Navigation

Anonim mengatakan...

Maturnuwun sanget Pak,................

Anonim mengatakan...

Ball players will notify you most methods you
can expend 50 % time jogging.

My page ... Report abuse

Anonim mengatakan...

Reading a Bowflex dumbbells review can be quite a large amount of assistance to
be aware of more about this equipment.

Also visit my web-site ... http://www.getfitnstrong.com/bowflex-dumbbells/

Adhitya Junian Dasuki mengatakan...

makasih banyak pak atas infonya :D

Ahmad Nur Bayu mengatakan...

kalo pake pin ccmos yg 1 2 gak bisa hidup gimana solusinya?

Poskan Komentar

Catatan David Usman Headline Animator

Followers